BELUNTAS
(Pluchea
indica Less.)
Tanaman perdu yang sering tumbuh liar dan
dipakai sebagai pagar tanaman ini tingginya bisa mencapai 1 – 2 meter. Daunnya bertangkai
pendek, letaknya berseling, pinggirnya bergerigi dan warnanya hijau terang.
Suku : Asteraceae
Kandungan
& Manfaat
: Mendinginkan sehingga banyak banyak keringat yang keluar dan suhu tubuh
menjadi turun. Selain itu, juga bisa dimanfaatkan untuk menambah nafsu makan
pada anak.
Kegunaan
:
1.
Demam :
15 helai daun beluntas diseduh dengan
segelas air panas. Setelah agak dingin, disaring. Diminum sekaligus 1 kali
sehari.
2.
Bau badan dan bau
mulut :
Beberapa helai daun beluntas muda dikukus
lalu dimakan sebagai lalap.
3.
Pegal - linu :
Beberapa helai daun beluntas diseduh dengan
segelas air panas. Ramuan ini untuk diminum 2 kali sehari.
4.
Keputihan :
2 helai daun beluntas, 1 akar tapak liman
direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum sekaligus, 1
kali sehari.
5.
Nyeri pinggang dan
pinggul
:
1 akar beluntas, 1 ibu jari kencur, 1 ibu
jari temulawak, 1 ibu jari kunyit direbus dengan 1 gelas air sampai airnya
tinggal setengah. Diminum 1 kali sehari sekaligus.
6.
Reumatik :
Akar beluntas direbus dengan segelas air. Saring,
minum 1 kali sehari sekaligus.
7.
Sakit perut :
20 helai daun beluntas dicuci bersih lalu
diremas-remas sampai hancur. Seduh dengan segelas air panas sambil diberi
sedikit asam dan garam, lalu disaring. Diminum selagi masih hangat. Ramuan ini
untuk diminum 2 kali sehari.
8.
Nyeri haid :
Sama seperti resep no. 7.
9.
Gangguan pencernaan
pada anak
:
8 helai daun beluntas dicuci bersih, lalu
ditaruh di nasi yang akan ditim.
#Intisari
