Halaman

Selasa, 02 September 2014

KHASIAT DAN MANFAAT BUAH MERAH

BUAH MERAH
(Pandanus conoideus Lam.)


Tanaman buah merah termasuk terna berbentuk semak atau perdu. Daun tunggal berbentuk lanset sungsang. Warna hijau tua, dan letaknya berseling. Ujung daun runcing, pangkal daun memeluk batang, permukaan daun licin. Batang bercabang banyak, tegak, bergetah, dan berwarna cokelat bercak putih. Tinggi tanaman ini bisa mencapai 16 m. Akar serabut tipe perakaran dangkal. Cendrung masuk ke tanah hingga kedalam 94 cm. Akar tunjang muncul dari bagian batang dekat permukaan tanah.

Kultivar buah merah ada banyak, namun yang bernilai ekonomis antara lain buah merah panjang, merah pendek, cokelat dan kuning. Yang palaing banyak digunakan untuk obat adalah yang merah panjang. Kultivar merah panjang memiliki buah berbentuk silindris, ujung tumpul, dan pangkal menjantung. Panjang buah  mencapai antara 96-102 cm dan diameter 15-20 cm. Bobot buah mencapai 7-8 kg. Warna buah merah bata saat muda dan merah terang saat tua. Buah dibungkus daun pelindung, berbentuk melancip dengan duri pada tulang utama.

Buah merah mengandung senyawa aktif dalam kadar tinggi. Diantaranya betakaroten, tokoferol, dan asam lemak (asam oleat asam linoleat, asam linolenat, dan asam dekanoat).

Khasiat :
Betakaroten dan tokoferol (vitamin E) berfungsi sebagai antioksidan yang mampu menetralisir zat radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan juga mampu menangkal dan memutus rantai radikal bebas-senyawa karsinogen penyebab kanker dan tumor. Kehadiran tokoferol, sel limposit, dan mononuclear dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh.
 
Buah merah juga mengandung omega-9 dan omega-3 dalam dosis tinggi. Sebagai asam lemak, buah merah mudah dicerna dan memperlancar proses metabolisme. Dan itu membantu penyembuhan penyakit. Buah ini juga mengandung zat antivirus.

Resep :
1.   Untuk orang sehat
Agar terhindar dari penyakit cukup mengonsumsi sari buah merah 1 kali sehari 1 sendok makan. Sedangkan untuk anak-anak, 1 kali sehari 1 sendok teh.

2.   Untuk penderita penyakit
Bagi yang menderita suatu penyakit disarankan mengonsumsi sari buah merah 1 sendok makan, sehari 2 kali. Khusus untuk tumor dan kanker, 1 sendok makan sehari 3 kali.


#Flonaserial

KHASIAT DAN MANFAAT PEGAGAN

PEGAGAN
(Centella Asiatica Urban)


Pegagan adalah tumbuhan merayap yang biasanya tumbuh liar. Namun ada juga yang sengaja menanamnya sebagai penutup tanah. Tumbuhan yang dikenal juga dengan nama daun kaki kuda atau antanan gede ini menyukai tanah yang lembap dan cukup sinar matahari, seperti tepi selokan, galangan sawah dan sebagainya. Daunnya bundar berhelai tunggal, berbentuk menyerupai ginjal, tepinya bergerigi. Buahnya kecil-kecil seperti buni, lonjong, dan agak wangi.

Suku : Apiaceae

Kandungan & Manfaat : Pegagan memiliki senyawa asiaticosida, senyawa antilepra yang juga berguna sebagai penyembuh luka, radang tenggorokan, perut, dan usus. Selain itu pegagan bersifat manis, mendinginkan membersihkan darah, dan melancarkan peredaran darah. Tumbuhan ini juga kaya akan mineral seperti garam-garam kalium, magnesium, kalsium dan besi. Tanaman ini juga mengandung tannin yang kemungkinan dapat membantu mengatasi radang usus dan sakit perut.

Kegunaan :
1.   Lepra :
Segenggam pegagan segar dicuci. Rebus dengan 2 gelas air sampai menjadi ¾ gelas. Minum 3 x ¾ gelas sehari.

2.   Hipertensi :
20 helai daun pegagan segar, rebus dengan 2 gelas air sampai menjadi ¾ gelas. Saring. Minum sehari 3 x ¾ gelas.

3.   Ambeien :
4 – 5 batang pegagan berikut akarnya dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 5 menit. Saring. Minum rebusan ini 2x sehari 1 gelas selama beberapa hari.

4.   Demam :
Segenggam pegagan segar dicuci, dilumatkan. Tambahkan ¾ gelas air dan sedikit garam. Aduk, saring. Minum ramuan ini pagi sebelum sarapan.

5.   Demam yang tidak diketahui sebabnya :
Segenggam penuh daun pegagan dicuci, dilumatkan. Beri ½ gelas air, saring, tambahkan sedikit garam. Minum di pagi hari sebelum sarapan. Hari berikutnya segenggam penuh daun pare dibuat sama seperti diatas. Lakukan selang-seling selama 10 hari.

6.   Melancarkan air seni :
Segenggam daun pegagan dicuci, dilumatkan, dan ditempelkan pada pusar.

7.   Campak :
2 genggam daun pegagan segar dicuci, direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal 1 gelas. Minum setiap hari sekali sampai sembuh.

8.   Batuk :
Segenggam pegagan segar dicuci, dilumatkan. Tambahkan air ¾ gelas dan gula batu secukupnya. Aduk. Saring. Minum 1 x sehari sampai sembuh.

9.   Mimisan :
Segenggam daun pegagan secukupnya dicuci, direbus dengan ¾ gelas air. Saring, minum. Ulangi 3 kali sehari.

10. Sakit kepala :
Segenggam daun pegagan, ¼ sendok jintan dicuci, direbus dengan segelas air sampai tinggal setengah. Saring dan tambahkan 1 sendok madu sebelum diminum.

11. Mata merah, bengkak
Segenggam daun pegagan dicuci, dilumatkan. Peras, saring, teteskan ke mata yang sakit 3 – 4 kali sehari.

12. Menambah nafsu makan
Segenggam daun pegagan segar dicuci, direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal 1 gelas. Diminum sehari 1 gelas.


#Intisari