Halaman

Minggu, 26 April 2015

RESEP TRADISIONAL UNTUK ATASI NYERI HAID

Haid adalah waktunya darah kotor keluar karena sel telur tidak dibuahi. Setiap bulan, wanita akan mengalami siklus haid, biasanya selama 6-8 hari. Satu hari sebelum haid hingga hari pertama haid biasanya perut akan terasa sakit sekali. Bahkan pada beberapa kasus yang berat, nyeri haid itu terasa sangat hebat, sampai ada yang tidak bisa melakukan pekerjaan apapun. Bagi anda yang merasa terganggu dengan nyeri haid, anda bisa mencoba beberapa resep berikut untuk meredakannya.

Ramuan I
Bahan-Bahan :
3 rimpang kunyit
Asam jawa secukupnya
Gula merah secukupnya

Cara membuat :
Kupas kunyit, kemudian dicuci dan iris memanjang. Seduh dengan air panas tambahkan asam jawa dan gula merah pada seduhannya. Aduk hingga semuanya tercampur rata dan gula larut seluruhnya. Minum ramuan ini sekali hangat.

Ramuan II
Bahan-Bahan :
30 gr temulawak
30 gr temuhitam
20 gr jahe
20 gr asam jawa
Gula merah secukupnya
600 cc air

Cara membuat :
Temulawak, temuhitam dan jahe dikupas kemudian dicuci, masukkan ke dalam gelas bersama asam jawa. Rebus air hingga mendidih, masukkan gula merah, rebus hingga air berkurang. Tuang air rebusan gula pada gelas berisi temulawak, temuhitam, jahe, dan asam jawa. Minumlah ramuan ini selagi hangat.

Ramuan III
Bahan-Bahan :
15-30 gr daun dewa segar
20 gr kunyit
600 cc air

Cara membuat :
Cuci daun dewa dan kunyit sampai bersih. Rebus air hingga mendidih, masukkan daun dewa dan kunyit, sampai air berkurang hingga setengahnya. Saring rebusan ke dalam gelas yang telah disiapkan, tunggu sampai menjadi hangat. Ramuan pun siap untuk diminum.

Ramuan IV
Bahan-Bahan :
100 gr kunyit segar
100 ml air jeruk nipis
1 ½ sendok makan madu
Air secukupunya

Cara membuat :
Parutlah kunyit, campurkan dengan air, kemudian rebus hingga mendidih. Saring air rebusan ke dalam gelas, tambahkan madu dan air jeruk nipis, aduk rata dan tunggu sampai menjadi hangat. Ramuan pereda nyeri hadi siap untuk diminum.


#herbaplus.nov14

Sabtu, 11 April 2015

KHASIAT DAN MANFAAT BUAH NANGKA

NANGKA dengan nama latin Artocarpus heterohyllus merupakan tumbuhan yang dapat mencapai tingi 30 m. Batangnya berbentuk bulat silindris dengan diameter yang dapat mencapa 1 m. Daun nangka tunggal dan tersebar dengan tangkai sepanjang 1-4 cm. Helai dau tebal dan kaku dengan tepi rata berbentuk bulat telur terbalik sampai jorong dengan pangkal menyempit.

Bunga jantan nangka berada dalam bongkol berbentuk gada dengan cincin berdaging yang jelas di pangkal bongkol. Bunga jantan ini berwarna hijau tua dan serbuk sarinya berwarna kekuningan dengan bau harum bila dimasak. Bunga betina dalam bongkol tunggal atau berpasangan, silindris atau lonjong dan berwarna hijau tua.

Buah nangka berbentuk gelendong memanjang dengan sisi luar berbentuk duri lunak pendek. Daging buah berwarna kuning keemasan saat masak berbau harum masih yang kuat dan kadang berisi cairan yang manis. Biji nangka berbentuk lonjong sampai jorong aga gepeng ditutup oleh kulit biji yang tipis coklat seperti kulit.

CARA MENDAPAT NANGKA
Nangka banyak digunakan sebagai tanaman pagar di Indonesia. Bibitnya dapat ditemukan di Unit Konservasi dan Budidaya Biofarmaka Pusat Studi LPPM IPB.

KHASIAT NANGKA
Secara tradisional, daun nangka digunakan sebagai pakan ternak. Buah mudanya (nangka muda) digunakan sebagai sayuran. Nangka dilaporkan mengandung banyak senyawa antioksidan sehingga baik untuk mencegah kanker. Selain itu, nangka juga dilaporkan baik untuk penderita diabetes terutama daunnya. Nangka juga memiliki aktivasi antibakteri dan juga baik digunakan sebagai pemutih kulit.


#sehat alami dengan herbal.