Halaman

Selasa, 31 Maret 2015

RESEP TRADISIONAL UNTUK SAKIT GIGI



Jika ada orang yang memilih sakit gigi daripada sakit hati, tentu ia belum pernah merasakan sakit yang sebenar-benarnya. Padahal, sakit gigi merupakan gangguan kesehatan yang umum terjadi dan seringkali muncul tanpa gejala sebelumnya. Rasa sakitnya yang bervariasi mulai dari tajam, berdenyut, hingga konstan.

Dari rasa sakit yang ditimbulkannya, tentu saja akan mengganngu aktivitas keseharian Anda. Selain itu, jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, kerusakan gigi akan bertambah parah sehingga harus dicabut. Untuk membantu Anda menghindari hal tersebut, berikut beberapa pengobatan alami yang bisa Anda coba di rumah. Yaitu dengan mengkonsumsi obat tradisional untuk sakit gigi ini.

Sakit gigi amatlah menyiksa rasanya , apa-apa jadi serba salah. Sakit gigi ini bisa terjadi karena beberapa sebab. Yaitu bisa disebabkan karena gigi yang berlubang, makan atau minum makanan atau minuman yang terlalu manis, terlalu asam atau terlalu dingin. Jika anda kerap mengalami sakit gigi ini ada baiknya anda segera melakukan penanganan sendiri dulu yaitu obat tradisional sakit gigi sebelum ke dokter. Karena memilih cara alami itu lebih tepat.

Untuk mengobati dan mengurangi rasa sakit gigi, bisa anda coba ramuan tradisional berikut ini :
·         Bawang putih
Berdasarkan buku Jude’s Herbal Home Remedies yang ditulis oleh Jude C. Todd, bawang putih dapat menyembuhkan sakit gigi atau gigi berlubang karena mengandung senyawa antiseptik. Ambil satu siung bawang putih dan letakkan di gigi. Lakukan selama 5 menit, kemudian keluarkan bawang putih dan bilas mulut dengan air hangat.

·         Daun cengkeh
Cengkeh merupakan rempah yang menjadi bahan dalam pembuatan rokok. Namun, daun cengkeh ternyata memiliki khasiat untuk mengobati sakit gigi. Caranya, cuci beberapa helai daun cengkih, seduh dengan air mendidih, kemudian dilumatkan. Peras dengan kain. Basahi kapas dengan cairannya, jejalkan ke lubang gigi yang sakit.

·         Minyak cengkih
Sebuah penelitian pada Journal of Dentistry tahun 2006 menemukan, minyak cengkih juga bisa meringankan sakit gigi.Berikan 2-3 tetes minyak cengkih ke kapas kemudian gosokkan pada gigi. Jika menggunakan cengkih, basahi dulu dengan air liur atau kunyah-kunyah sebelum dimasukkan pada gigi.

·         Teh hangat
Dalam buku Prescription for Herbal Healing yang ditulis oleh Phyllis A. Balch, dikatakan teh dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi. Teh panas membantu menghilangkan bakteri di mulut dan mengurangi rasa sakit sementara. Tempatkan kantong teh pada gusi untuk membantu menghentikan peradangan. Sebaiknya jangan dicampur gula dalam teh hangat.

·         Cabe rawit
Kecil-kecil cabe rawit adalah ungkapan untuk menggambarkan sesuatu yang kecil namun memiliki banyak kelebihan. Dalam hal mengatasi sakit gigi, ini bukan sekedar ungkapan. Cabe rawit mengandung senyawa capsaicin yang berfungsi sebagai pereda rasa sakit. Larutkan cabe ke dalam air panas, celupkan kapas, peras sedikit dan letakkan di gigi.

·         Getah jarak
Tanaman jarak memang memiliki banyak manfaat untuk kehidupan manusia. Selain minyak buah jarak yang sekarang sedang diupayakan sebagai bahan bakar alternatif, getah dari pohon jarak ini ternyata berkhasiat mengobati sakit gigi berlubang. Caranya gampang, hanya dengan meneteskan getah jarak pada gigi yang berlubang. Atau bisa juga dengan mengambil getah jarak menggunakan kapas, kemudian masukkan kapas pada gigi yang berlubang.

·         Akar kangkung
Siapa sangka sayuran yang bisa bikin ngantuk jika dikonsumsi terlalu banyak ini bisa juga dijadikan sebagai obat untuk mengatasi sakit gigi. Caranya: Sediakan segenggam akar kangkung, 1/2 sdt cuka, direbus dengan 1 gelas air. Gunakan air rebusannya untuk berkumur.

·         Akar meniran
Selama ini kita mengenal meniran sebagai tanaman herbal untuk mengobati penyakit ginjal, gangguan saluran kencing, hepatitis dan disentri. Namun ternyata akar meniran juga berkhasiat untuk mengobati gigi yang sakit. Caranya: Cuci bersih akar meniran, lalu kunyah-kunyah pada gigi yang sakit.

·         Sereh
Sereh (bukan sirih) dikenal juga dengan nama serai. Biasa digunakan sebagai bumbu dapur terutama untuk pepes agar menambah aroma. Caranya: Rebus 40 g sereh segar dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Gunakan ramuan ini untuk berkumur.

·         Es batu
Menggunakan es batu dikenal untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan pada gigi dan gusi. Masukkan es batu dalam kantong kain atau ke area sakit dan biarkan selama 5-10 menit. Lakukan ini sebanyak 2 kali sehari, tapi bila kondisi tidak membaik, segera hubungi dokter.

Sumber :: http://doktersehat.com

OBATI ASAM URAT DENGAN DAUN SALAM



Negara kita telah mengenal beberapa tanaman obat yang memang tumbuh dan diakui dapat digunakan sebagai alternatif penyembuhan asam urat seperti sambiloto, sidaguri, salam, kumis kucing, meniran dan anting-anting yang umumnya memiliki sifat diuretik (peluruh urin) secara farmakologis.

Namun jika anda sedang menjalani pengobatan modern, maka tidak dianjurkan bagi anda untuk menggunakan obat tradisional dalam waktu bersamaan, karena mungkin dapat menyebabkan kelebihan dosis sehingga justru akan membahayakan.

Daun salam dikenal debagai bumbu masak yang mudah dijumpai di pasar-pasar. Daun ini memiliki keharuman khas yang memberikan keharuman cita rasa nusantara. Daun salam mengandung senyawa seperti minyak atsiri, tannin dan flavonoid.

Pohon salam dapat dimanfaatkan untuk mengatasi asam urat, yaitu dengan merebus 10 lembar daun dengan 700 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Minggu, 29 Maret 2015

RESEP TRADISIONAL UNTUK HAID TIDAK LANCAR

Bahan : Biji Pala, Ketumbar, Kunyit dan Daun Srigading.

Cara Pengolahan :
5 gr bubuk biji pala, 5 gr ketumbar, 20 gr kunyit, tambah 30 gr daun srigading. Semua bahan dihaluskan lalu direbus dengan 1000 cc  sampai bersisa 400 cc, saring kemudian dibagi 2 dan minum 2 kali sehari.

RESEP TRADISIONAL UNTUK CAMPAK

Ramuan I
Bahan : Temulawak, Adas, Tebu dan daun Ketumbar.

Cara Pengolahan :
20 gr temulawak ditambah 4 butir adas + 500 gr tebu + 30 gr daun ketumbar, lalu haluskan + tambah air panas secukupnya, saring dan minum, lakukan 3 kali sehari.

Ramuan II
Bahan : Daun Pohon Asam, Kunyit, Garam dan Gula Aren.

Cara Pengolahan :
1 gelas daun asam ditambah 3 rimpang kunyit segar cuci lalu iris-iris, tambahkan sedikit garam dan gula aren. Rebus dengan 2 gelas air sampai bersisa 1 gelas, diminum pagi dan sore, ulangi seperlunya.

Ramuan III
Bahan : Cengkeh, Bunga Cengkeh, dan Gula Batu.

Cara Pengolahan :
Cengkeh 10 biji ditambah gula batu secukupnya. Bunga cengkeh rendam dalam air masak selama satu malam, kemudian tambah dengan gula batu, lalu aduk rata. Minum sedikit demi sedikit.