Halaman

Senin, 30 Desember 2013

MANFAAT DAN KHASIAT BELUNTAS

BELUNTAS
(Pluchea indica Less.)




Tanaman perdu yang sering tumbuh liar dan dipakai sebagai pagar tanaman ini tingginya bisa mencapai 1 – 2 meter. Daunnya bertangkai pendek, letaknya berseling, pinggirnya bergerigi dan warnanya hijau terang.

Suku : Asteraceae

Kandungan & Manfaat : Mendinginkan sehingga banyak banyak keringat yang keluar dan suhu tubuh menjadi turun. Selain itu, juga bisa dimanfaatkan untuk menambah nafsu makan pada anak.

Kegunaan :
1.   Demam :
15 helai daun beluntas diseduh dengan segelas air panas. Setelah agak dingin, disaring. Diminum sekaligus 1 kali sehari.

2.   Bau badan dan bau mulut :
Beberapa helai daun beluntas muda dikukus lalu dimakan sebagai lalap.

3.   Pegal - linu :
Beberapa helai daun beluntas diseduh dengan segelas air panas. Ramuan ini untuk diminum 2 kali sehari.

4.   Keputihan :
2 helai daun beluntas, 1 akar tapak liman direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum sekaligus, 1 kali sehari.

5.   Nyeri pinggang dan pinggul :
1 akar beluntas, 1 ibu jari kencur, 1 ibu jari temulawak, 1 ibu jari kunyit direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum 1 kali sehari sekaligus.


6.   Reumatik :
Akar beluntas direbus dengan segelas air. Saring, minum 1 kali sehari sekaligus.

7.   Sakit perut :
20 helai daun beluntas dicuci bersih lalu diremas-remas sampai hancur. Seduh dengan segelas air panas sambil diberi sedikit asam dan garam, lalu disaring. Diminum selagi masih hangat. Ramuan ini untuk diminum 2 kali sehari.

8.   Nyeri haid :
Sama seperti resep no. 7.

9.   Gangguan pencernaan pada anak :
8 helai daun beluntas dicuci bersih, lalu ditaruh di nasi yang akan ditim.


#Intisari

MANFAAT DAN KHASIAT BELIMBING WULUH

BELIMBING WULUH
(Averhoa bilimbi L.)


Tumbuhan berbatang keras ini bisa mencapai ketinggian 10 meter. Buahnya berwarna hijau muda, berbentuk lonjong sebesar ibu jari dan rasanya asam. Buahnya sering dipakai ibu-ibu untuk memasak sehingga sering disebut juga belimbing sayur. Daunnya yang kecil berhadap-hadapan. Bunganya berwarna merah muda keunguan.

Suku : Oxalidaceae

Kandungan & Manfaat : sebagai antiradang karena  mengandung flavon. Selain itu, kaliumnya melancarkan air seni (diuretic) sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Belimbing wuluh ini juga mampu mengeluarkan dahak dan menurunkan panas.

Kegunaan :
1.   Hipertensi :
Cara I : Rebus 3 buah belimbing wuluh yang diiris-iris dengan gelas air sampai tinggal setengah. Saring lalu diminum 1 kali pada pagi hari.
Cara II : 3 buah belimbing wuluh diparut lalu diperas airnya. Diminum 1 kali sehari.

2.   Diabetes :
6 buah belimbing wuluh dilumatkan lalu direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring. Diminum 2 kali sehari.

3.   Gondongan :
½ genggam daun belimbing ditumbuk dengan 3 bawang putih. Kompreskan ramuan tersebut pada bagian yang gondongan.

4.   Jerawat :
3 buah belimbing wuluh diparut, diremas dengan sedikit garam. Gosokkan ramuan tersebut ke jerawat.

5.   Reumatik :
Segenggam daun belimbing wuluh dicuci, lalu ditumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit kapur sirih. Gosokkan ramua tersebut ke bagian yang sakit.

6.   Sariawan :
10 kuntum bunga belimbing wuluh, sedikit asam jawa, sedikit gula aren direbus denga 3 gelas air sampai airnya tinggal 3/4. Saring. Ramuan ini untuk diminum 2 kali sehari.

7.   Gusi berdarah :
2 buah belimbing wuluh dimakan setiap hari sampai keluhan gusi berdarahnya sembuh.

8.   Sakit gigi :
5 buah belimbing wuluh setelah dicuci bersih, dikunyah dengan sedikit garam. Ulangi beberapa kali agar rasa sakitnya hilang.

9.   Batuk :
Segenggam daun belimbing wuluh, segenggam bunga, dan 2 buahnya serta gula batu secukupnya direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring. Ramuan ini cukup untuk diminum 2 kali sehari.

Catatan : Karena buah belimbing wuluh asam, sebaiknya tidak dimakan oleh penderita sakit maag.


#Intisari

MANFAAT DAN KHASIAT BELIMBING MANIS

BELIMBING MANIS
(Averhoa carambola L.)


Belimbing buah batang pohonnya keras, daunnya rimbun. Bunganya kecil-kecil berwarna merah dan sedikit putih. Pohon belimbing ini berbuah hampir sepanjang tahun. Buahnya berusuk lima, rasanya manis dan banyak mengandung air.

Suku : Oxalidaceae

Kandungan & Manfaat : Seratnya yang tinggi mampu mencegah penyebaran lemak hingga dapat menurunkan kadar kolesterol dan mencegah tekanan darah tinggi. Selain itu, serat yang tinggi ini juga memperlancar pencernaan. Kandungan vitamin C-nya yang tinggi baik untuk antikanker. Belimbing buah karena mengandung banyak air bermanfaat menurunkan panas, melancarkan air seni, dan mengeluarkan dahak.

Kegunaan :
1.   Diabetes, kolesterol, batuk, radang tenggorok, demam :
2 (dua) buah belimbing yang sudah masak, dimakan 2 kali sehari.

2.   Hipertensi :
Cara I : beberapa buah belimbing muda diparut lalu diminum air perasannya. Lakukan hal ini 2 kali sehari.
Cara II : segenggam dau belimbing manis dicuci bersih, ditumbuh, diperas, dan diambil airnya sebanyak 1 sendok makan. Campurkan air perasan tersebut dengan 1 sendok makan air jeruk nipis dan ½ sendok makan madu. Lakukan hal ini 2 kali sehari.

3.   Bisul :
Beberapa helai daun belimbing segar dicuci bersih lalu ditumbuk sambil diberi air cucian beras. Tempelkan ramuan tersebut ke bisul dan balut.

4.   Reumatik :
Tumbuk akar pohon belimbing dengan sedikit hancur. Campurkan tepung beras secukupnya dan sedikit air ke ramuan tersebut. Tempelkan ke bagian tubuh yang sakit.


5.   Melancarkan air seni :
Segenggam daun belimbing manis setelah dicuci bersih, direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Air rebusan ini disaring, diberi sedikit madu. Ramuan ini untuk diminum 2 kali sehari.

6.   Malaria :
Segenggam bunga belimbing kering diseduh dengan segelas air mendidih. Saring dan minum 2 kali sehari.

7.   Sakit maag :
10 helai daun belimbing ditambah seujung jari kunyit, dan seujung jari temu kunci direbus dengan ½ gelas air sampai mendidih. Setelah dingin, disaring airnya diminum sekaligus 1 kali sehari.


#Intisari

MANFAAT DAN KHASIAT BAWANG PUTIH

BAWANG PUTIH
(Allium sativum L.)


Bawang putih adalah herba semusim berumpun yang tingginya sekitar 60 cm. batangnya batang semu, berwarna hijau. Bagian bawahnya bersiung-siung, bergabung menjadi umbi besar berwarna putih. Tiap suing terbungkus kulit tipis dan kalau diiris baunya sangat tajam. Tanaman ini berakar serabut, daunnya pipih memanjang.
 
Suku : Liliaceae

Kandungan & Manfaat : bawang putih mengandung minyak atsiri, yang bersifat antibakteri, juga antiseptik. Kandungan allicin dan aliin berkaitan dengan daya antikolesterol. Daya ini mencegah penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi dll. Umbi bawang juga mengandung kalium, dan bersifat menenangkan, sehingga cocok sebagi pencegah hipertensi. Bawang putih juga memiliki senyawa kimia, saltivine, yang bisa mencegah pertumbuhan sel dan jaringan serta merangsang susunan saraf. Ia juga mengandung diallysulfide yang anticacing.

Kegunaan :
1.   Hipertensi :
Cara I : 2 – 3 siung bawang putih dikupas, dicuci, dikunyah lalu ditelan sambil minum air hangat. Lakukan 3 kali sehari.
Cara II : bawang putih dibakar sampai matang, dimakan. Dua hari pertama makan 6 siung, selanjutnya selama seminggu makan 2 siung.

2.   Sakit kepala :
Umbi bawang putih dilumatkan, lalu diborehkan pada dahi.

3.   Flu :
Bawang putih, bawang merah, jahe dengan takaran yang sama dikupas, dicuci, diseduh. Tutup selama 15 menit. Sisihkan jahenya, makan bawang merah, bawang putih, dan minum airnya.

4.   Disentri :
2 siung bawang putih dikupas, dicuci, direbus dengan segelas air. Minum sebelum makan. Lakukan 3 kali sehari, selama 2 – 3 hari.

5.   Batuk rejan dan bronkhitis :
30 gr bawang putih dikupas, dicuci, dilumatkan. Campur dengan gula batu dan segelas air matang. Diamkan selama 5 – 6 jam. Minum 1 sendok makan penuh setiap hari selama beberap hari.

6.   Borok :
2 – 3 siung bawang putih dikupas, dicuci, dilumatkan. Campur dengan 1 sendok minyak kelapa sampai merata. Oleskan pada bagian yang bengkak.

7.   Luka kena benda tajam berkarat :
Bawang putih dikupas, dicuci, dibakar. Celupkan ke dalam minyak kelapa, lalu lumatkan. Oleskan pada bagian yang luka.

8.   Cacingan :
3 siung bawah putih dikupas, dicuci. Kunyah sampai halus, telan dan minum air hangat. Lakukan 1 – 2 kali sehari.

9.   Nyeri haid :
2 Siung bawang putih dikupas, dicuci. Kunyah sampai halus, telan. Minum 1 sendok makan air hangat. Lakukan 2 kali sehari.

10.   Migrain :
2 siung bawang putih, dikupas, dicuci. Kunyah perlahan sampai lumat lalu ditelan dan minum air hangat. Lakukan 2 kali sehari.

11.   Perut kembung :
2 siung bawang putih dikupas, dicuci. Kunyah perlahan-lahan sampai halus lalu telan dan minum air hangat. Lakukan 3 kali sehari.


12.   Bisul yang baru tumbuh :
1 siung bawang putih, dikupas, dicuci, dibelah. Oleskan pada bisul yang baru tumbuh. Lakukan berkali-kali.

13.   Sakit maag :
Bawang putih laki-laki (bawang putih yang tumbuh sendiri, tunggal, tidak bergerombol), dikupas, dicuci, dikunyah. Lakukan 3 kali sehari.

14.   Asma, batuk, masuk angin :
3 siung bawang putih dikupas, dicuci, dilumatkan. Beri 1 sendok makan madu dan gula batu yang sudah dicairkan. Campurkan semua bahan, aduk sampai rata dan saring. Minum setiap pagi sampai sembuh.

15.   Mengeluarkan serpihan kaca, kayu/duri :
Bawang putih dikupas, dicuci, dilumatkan. Tempelkan pada bagian yang kemasukan serpihan kaca, kayu atau duri.

16.   Ambeien :
Bawang putih dikupas, dicuci, dilumatkan. Peras dan oleskan airnya disekitar anus setip hari.

17.   Cantengan :
Cuci 2 siung bawang putih yang sudah dikupas dan 2 kemiri. Lumatkan dan beri garam dapur. Tempelkan pada kuku yang yang bengkak, balut. Ganti sehari 2 kali pagi dan sore hari.

18.   Asma :
10 siung bawang putih dikupas, dicuci, diiris. Rebus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal ¾. Setelah dingin, saring. Minum 3 kali sehari, masih ½ gelas dengan 1 sendok makan madu.

19.   Digigit serangga beracun :
6 siung bawang putih dikupas, dicuci, dilumatkan. Oleskan pada bagian yang disengat. Lalu balut.

Catatan :
Ada juga yang berpendapat, sebaiknya bawang putih tidak dimakan mentah, karena dapat menganggu lambung. Dianjurkan agar bawang putih direbus, digoreng, atau dipanggang dulu sebelum dimakan.

#Intisari